Menyambut Bulan Suci Ramadhan Dengan "Pernak Pernik Ramadhan"
Yogyakarta.
Pernak-Pernik Ramadhan(PPR) akan kembali diadakan selama 20 hari di Sekolah Tinggi Multimedia Yogyakarta, mulai
17 Mei sampai dengan 6 Juni 2017 mendatang. Dalam PPR ini, panitia menghadirkan
ust. Fuadbakh sebagai pembicara utama dalam talkshow yang akan diadakan pada
puncak acara PPR ini, beliau merupakan salah satu alumni sekolah tinggi
multimedia dengan tema “Berdakwah melalui media : antara jihad atau pencitraan”.
Pernak-pernik ramadhan akan dipenuhi dengan lomba dengan tingkat nasional dan
buka bersama yang dilakusanakan oleh unit kegiatan mahasiswa MIM yang bertujuan
untuk menjembatani silaturahmi sesama umat islam.
Ada perbedaan antara
pernak-pernik ramadhan #3 dengan pernak-pernik ramadhan #4 yaitu diselenggarakanya buka bersama di
masjid Al-Muttaqien MMTC oleh ukm MIM, lomba-lomba yang mulai ditujukan untuk
SMA dan mahasiswa sederajat. Peningkatan dari sarana dan acara pernak-pernik
ramadhan ditujukan agar kegiatan ini dapat lebih membawa umat islam untuk
berpartisipasi dalam pernak-pernik ramadhan #4.
| poster "Pernak-pernik Ramadhan #4" |
Dalam pernak-pernik ramadhan
akan diadakan beberapa macam lomba dengan taraf nasional. Yaitu, lomba video
kreatif dengan , lomba dai, dan lomba tilawah yang akan diadakan pada tanggal
19 mei 2018. Lomba-lomba yang diadakan dapat diikuti secara umum untuk siswa
SMA sederajat dan mahasiswa. pemenang lomba akan diumumkan pada acara puncak
pada tanggal 20 mei 2018.
Talkshow yang bernarasumber
fuadbah memiliki tema dakwah “Berdakwah melalui media : antara jihad atau
pencitraan” dikarenakan “mengingat bagaimana pentingnya menyebarkan kebaikan
melalui media sosial dengan niat mengharap ridha allah semata, dan menjadikan
media sosial sebagai alat mediasi dakwah. Akan tetapi, media sosial masih
sering digunakan oleh pemuda-pemuda untuk kesenangan sendiri, oleh karena itu
kami dengan panitia PPR ingin meninkatkan keinginan umat islam untuk
menyebarkan kebaikan kepada sesama” ujar Nurdin Arba Aridho pada wawancara 21
april 2018.
Comments
Post a Comment